Studi Al Quran Komprehensif (Al Itqan Fi Ulumil Quran) Karya Imam Suyuthi
Apresiasi dan selamat kepada Tim Indiva Media Kreasi, karena telah sukses menerjemahkan dan menerbitkan salah satu kitab rujukan terpenting dalam studi Ulumul Qur’an, yaitu Al-Itqan fi Ulum al-Quran karya ulama besar Jalaluddin as-Suyuti. Penerbitan ini merupakan kontribusi berharga bagi khazanah literatur Islam berbahasa Indonesia, khususnya bagi para pelajar, akademisi, dan pencinta ilmu Al-Qur’an.
As-Suyuthi dikenal sebagai ulama ensiklopedis yang luar biasa produktif. Ia menulis ratusan karya lintas disiplin—mulai dari tafsir, hadits, bahasa Arab, fikih, hingga sejarah. Dalam bidang ilmu Al-Qur’an, karyanya Al-Itqan menempati posisi istimewa karena menghadirkan pembahasan yang luas, sistematis, dan mendalam. Kitab ini memaparkan berbagai cabang ilmu terkait Al-Qur’an, seperti sebab turunnya ayat, qira’at, nasikh-mansukh, keindahan bahasa, hingga metodologi penafsiran. Karena kelengkapannya, kitab ini telah lama menjadi rujukan utama para ulama dan peneliti di dunia Islam.
Al-Qur’an sendiri merupakan sumber ilmu yang tak pernah kering. Ia menjadi poros bagi berbagai disiplin pengetahuan. Para ahli fikih menjadikannya landasan utama dalam menetapkan hukum halal dan haram. Ahli nahwu menjadikannya rujukan otoritatif dalam kaidah bahasa dan i‘rab. Para pakar balaghah memandangnya sebagai standar tertinggi keindahan sastra. Sementara kisah, perumpamaan, dan nasihat di dalamnya menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun yang mau merenung dan mengambil hikmah. Tak berlebihan jika dikatakan bahwa memahami Al-Qur’an berarti membuka pintu bagi pemahaman ilmu yang luas.
Di sinilah pentingnya mempelajari ilmu-ilmu Al-Qur’an secara sistematis. Melalui Al-Itqan, Syekh As-Suyuthi menyusun berbagai disiplin tersebut secara runtut dan terstruktur, lalu menjelaskannya dengan uraian yang rinci serta disertai faedah-faedah ilmiah yang memperkaya wawasan pembaca. Kitab ini bukan sekadar buku referensi, melainkan peta besar yang menuntun pembaca menelusuri kedalaman makna Al-Qur’an.
Para pakar pun memberikan apresiasi tinggi. Dr. Abdul Khaliq Hasan, pakar tafsir dari Universitas Sudan, menyebut karya ini sebagai buku fenomenal yang pembahasannya lengkap dan sistematis sehingga karya-karya setelahnya tak lepas dari pengaruhnya. Ia menilai kitab ini layak menjadi rujukan utama studi Al-Qur’an di perguruan tinggi. Senada dengan itu, Dr. Ahzami Syami’un Jazuli, dosen pascasarjana UIN, menegaskan bahwa siapa pun yang membaca kitab ini akan menyadari bahwa Al-Itqan adalah karya besar yang pantas diwariskan dari generasi ke generasi.
Hadirnya terjemahan ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal salah satu mahakarya ulama klasik. Semoga publikasi ini menjadi wasilah bertambahnya kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memotivasi umat untuk menjadikannya pedoman hidup.
